Archive for the 'Cahaya Ramadan' Category
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Minggu, 28 September 2008
Alhamdulillah, hari ke-28 puasa Ramadan. Bersyukur bahwa kami masih mendapat nikmat untuk mengalami jam demi jam bulan suci ini, sekaligus bersedih bahwa waktu akan bergulir ke bulan Syawal. Dan doa demi doa terlantun untuk dapat mengalami kembali Ramadan tahun depan.
Perasaan ini yang juga membuncah setiap kami mengantar [...]
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Kamis, 25 September 2008
“Ada warna kerohanian yang kurang lebih sama di dalam setiap bangsa saban menyambut dan menyelenggarakan ibadah puasa Ramadhan. Kita bisa menyimpulkan, pengalaman berpuasa Ramadhan merupakan ibadat wajib yang paling berkesan bagi setiap Muslim. Berangkat ke masjid bersama untuk shalat Maghrib dan berbuka puasa, shalat `isya dan tarawih, [...]
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Minggu 21 September 2008
“Ada saat kita berdiam diri, mengambil jarak, dan memperkuat pengharapan untuk sesuatu yang lebih baik. Ada sunnah dari Kanjeng Rasul Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam yang akan kita lakukan yaitu i’tikaf. Secara syar’i, kita berdiam diri di masjid, sebagai bentuk ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan [...]
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Senin 8 September 2008
Alhamdulillah, hari kedelapan puasa Ramadan. Sebagaimana kesepakatan dengan para sahabat, usai tarawih di masjid Mujahiddin, Karangmalang, kami berniat nyantri ke mas Agus Utantoro, di Condong Catur, Sleman. Mas Agus adalah budayawan muda yang selalu punya jawaban untuk kami. Kami ingin minta nasehat beliau sehubungan dengan masalah kedaulatan [...]
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Selasa 3 September 2008
Alhamdulillah, hari ketiga puasa Ramadan 1429 H. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, saya bersama beberapa teman mempunyai kebiasaan sowan ke sejumlah sahabat. Menjadi santri kalong, istilah teman-teman, untuk mencari setitik cahaya di bulan yang penuh barakah.
Malam ini agendanya nyantri di rumah mas Adib Susila, di Kotabaru, Yogyakarta. Sungguh, niatan [...]
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI Sabtu 22 September 2007
Alhamdulillah, sehabis shalat tarawih kami bisa bersilaturahmi dengan Gus AF Junaidi, pendamping umat alumnus Riyadh University yang tinggal di Banguntapan, Bantul. Beliau menerima kami dengan keramahan seorang kyai Jawa Timur: Mengambilkan minuman dari nampan, menatanya sembari mempersilakan. Ah, siapa berani menolak secangkir kopi jahe dengan singkong rebus. [...]
