Archive for the 'Serambi Jumat' Category
Cahaya Ramadan KORAN MERAPI
Senin 7 September 2009
Syukur walhamdulillah, hari ketiga berpuasa Ramadan 1430 H. Sebagaimana biasanya, selama Ramadan kami menjadi santri kalong ke sejumlah sahabat. Menyiapkan bekal ilmu (I’dad Fikri wa Ilmi) dan roh keimanan (I’dad Ruhi Imani). Tadi malam, kami nyantri di rumah Mas Adib Susila, di bilangan Kotabaru, Yogyakarta.
Di teras rumah yang [...]
Koran Merapi SERAMBI JUMAT 7 Agustus 2009
“Praktik suap dapat kita temukan dalam pemerintahan, bisnis, juga agama. Bahkan ada kajian, betapa suap sudah tersistem dan terlembaga sebagai bagian dari keseharian. Tanpa suap, sistem tidak berjalan, sebagaimana suap membuat bebal suatu lembaga untuk tidak belajar dari kesalahannya sendiri.”
“Politik uang (money politics) jelas merupakan suatu jenis suap. Dalam [...]
Koran Merapi SERAMBI JUMAT 17 Juli 2009
“Setiap bangsa mempunyai impian. Warga Amerika bermimpi tentang hak untuk kehidupan, kebebasan, dan kebahagiaan melalui persaingan otonomi individu. Sebaliknya orang Eropa lebih menekankan hubungan antarmanusia. Dan kita mempunyai khasanah dan impian peradaban yang luar biasa tentang Madinatul Munawarah, tidak terkecuali untuk mengelola kesehatan.”
Pakde Adib Susila, takmir yang mengasuh kajian [...]
Koran Merapi SERAMBI JUMAT 10 Juli 2009
“Ketika Abu Dzar al-Ghifari meminta kepada Rasulullah SAW supaya diangkat menjadi pejabat, Rasul menolak sambil berkata, ‘Tidak, Abu Dzar, engkau orang lemah. Camkanlah, jabatan itu amanah. Ia kelak di hari kiamat merupakan kehinaan dan penyesalan, kecuali bagi orang yang mendapatkannya dengan benar dan melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan benar [...]
Koran Merapi SERAMBI JUMAT 19 Juni 2009
“Apa yang kita pahami dan alami ketika penyikapan serba-uang menjadi prioritas dibanding kebutuhan ekonomi yang lain? Inilah saat transaksi uang telah menjadi perbincangan sehari-hari. Kita juga dihardik dengan kabar kesengsaraan orang-orang yang kalah dan terlempar dalam persaingan. Kita melihat eksploitasi gila-gilaan terhadap daya tahan alam.“
”Ayat-ayat Makiyah, sebagai dasar keimanan, [...]
Koran Merapi SERAMBI JUMAT 12 Juni 2009
“Banyak kisah di balik angka kemiskinan di negeri-negeri muslim, yang berpotensi besar untuk menjadi negara kaya. Senyatanya, orang fakir (faqir) dan miskin (masakin) sebagai mustahik mendapat perhatian terbesar (QS At-Taubah: 60). Kita merasakan ada suasana hati yang menggejala bahwa kondisi kefakiran adalah keputusasaan. Apapun yang diikhtiarkan tetap membenarkan kutukan [...]
