Sungkeman

serambi-jumat119

Serambi Jumat KORAN MERAPI 19 Oktober 2007

“Alhamdulillah, atas nama takmir masjid, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian Bapak-Bapak. Bantuan ini sungguh sangat bernilai bagi kami. Insya Allah, amanah ini dapat membantu penyelesaian masjid online kita.”
Kami turut merasakan rasa syukur dan keharuan dari pernyataan Pakde Adib Susila barusan. Dik Yusni bahkan langsung bersujud syukur. Kami masih duduk melingkar di serambi masjid.

”Laptop ini bantuan Pak Bambang Wisnu Handoyo, pejabat Kepatihan. Meskipun beliau berpesan untuk tidak disebut nama, tapi saya harus melaporkannya kepada teman-teman di sini. Biar transparan,” sambung Paklik Sriyono. ”Dan saya akan menyerahkan uang dari Dik Rahmat Darwoko, takmir masjid kita yang tengah berada di Busang Korea Selatan. Beliau nitip salam, minta maaf tidak bisa pulang kampung, serta berpesan agar uang ini dibelikan Overhead Projector untuk masjid.”

Saya lebih sering mendengar cerita teman-teman tentang Mas Rahmat Darwoko. Saya baru sekali bertemu beliau. Maklum, sarjana bahasa Indonesia lulusan UNY yang fasih berbahasa Inggris dan Arab itu berkesempatan keliling dunia. Beliau yang bercerita pembangunan gedung pencakar langit The Burj Dubai yang berlantai 189 atau gedung Petronas di Kuala Lumpur berlantai 88.

”Niat saya hanya ingin membantu teman-teman yang merencanakan masjid online. Tolong jangan dilihat fisiknya, itu laptop bekas dan murahan. Saya berharap agar hasil kajian serta kegiatan masjid yang lain dapat disyiarkan di dunia maya. Sehingga teman-teman yang tak berkesempatan hadir secara fisik dapat terus mengikuti serta turut mengkaji,” kata pak Bambang Wisnu.

”Ya Rabb, jika Paduka sudah membuka pintu-pintu rejeki, barakah Paduka mengalir dari siapapun dan dimanapun. Semoga rejeki dari sungkeman ini semakin memakmurkan masjid kita,” tegas Pak Edi Safitri.

”Benar, Pak Edi,” timpal Mang Ucup. ”Jika saya mudik, saya tetap tahu kegiatan masjid. Faisal ’kan bisa ke warnet.”
”Sungkeman itu panggilan, juga pengikat dan pengingat, bahwa ada orang tua atau yang dituakan yang perlu dimintai doa-restu dan maaf. Sungkeman itu pertemuan kembali agar kehidupan tetap terjaga. Sungkeman semakin bermakna setelah perjalanan mudik yaitu ‘pulang ke udik’ atau ‘pulang ke kampung halaman.’ Harta dunia itu bisa dicari dimanapun, tetapi barakah sungkeman tidak bisa diperjualbelikan. Nah, masjid online dapat mengobati sebagian kerinduan teman-teman yang tidak bisa mudik, ” tutur pak Bambang Wisnu.

“Alquran surat Ali Imron ayat 185 menegaskan, ’Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.’ Mata’ al-ghurur, kehidupan dunia yang penuh permainan, yang penuh gemerlap tetapi tanpa sukma. Kita mempunyai budaya sungkeman, kembali dari permainan. Idul Fitri sebagai jawaban untuk saling bermaaf-maafan. Menegaskan halal bi-l halal dan tegas-tegas menolak haram bi-l haram,” sambung Pak Bambang Wisnu.

”Kita diperintahkan mencari rejeki dimanapun di bumi Allah yang demikian luas. Asal tidak mengakibatkan kerusakan. Mungkin karena kebijakan pembangunan yang membuat senjangnya sumber-sumber rejeki itu sehingga pergerakan mudik dan arus-balik semakin besar. Nah, saya berharap dik Brahim dan teman-teman takmir dapat merekam kajian kita ini untuk dapat disyiarkan lewat internet,” kata Pakde Adib Susila. ”Mari kita bersama membaca Ar-Rum ayat 41:
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut yang disebabkan oleh tangan-tangan manusia, supaya Allah menimbulkan rasa (perih dan tersiksa) sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, mudah-mudahan mereka (bisa) kembali (kepada Kesadaran Ilahi).”

“Dan mohon di-delete error seluruh file, shut down semua prasangka dan khilaf, restart langkah bijak, save as amal sebanyak-banyaknya,” tutup dik Yusni sambil tersenyum. WaLlahu a’lamu bishshawab.

Imam Samroni, staf Yayasan NUN-XXV, Yogyakarta

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: