Partai Kecil Ancam Bentuk Fraksi, Ketua FP “Gerah”

Bernas, Danurejan, Selasa, 12 Februari 2002

Ancaman anggota partai kecil yang duduk di DPRD DIY untuk membentuk fraksi sendiri membuat “gerah” Ketua Fraksi Persatuan (FP) DPRD DIY, H Herman Abdurrahman SH. Pasalnya, hingga sekarang belum ada permintaan secara resmi terhadap rencana pembentukan fraksi dari anggota FP DPRD DIY.
“Di FP DPRD DIY tidak ada apa-apa, dan semua permasalahan diselesaikan di fraksi, sehingga tidak benar di FP DPRD DIY pecah,” jelas Ketua Fraksi Persatuan (FP) DPRD DIY H Herman Abdurrahman SH kepada wartawan, di Gedung DPRD Jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (11/2).
Sebagaimana diketahui, partai kecil yang wakilnya duduk di DPRD DIY merencanakan membentuk fraksi baru. Alasannya, dengan fraksi baru akan lebih mendekatkan pada aspirasi konstituen, karena mereka mempunyai pandangan lebih pas jika keberadaannya di DPRD DIY melepaskan diri dari FP DPRD DIY, termasuk di Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB).
Anggota DPRD DIY wakil dari partai kecil di DIY, terdapat enam orang anggota DPRD, yakni Ir Drs Bugiakso (PKP), Drs H Agus Sunarto MBA (IPKI), Ir Gantot Gugroho (PNI-FN), Imam Samroni SPd (Partai KAMI), Boedi Dewantoro SH (Partai Keadilan) dan KH Muhadi Zaenal SH (PBB). Wakil dari partai yang mempunyai perwakilan kecil di DPRD DIY ini merencanakan untuk membentuk fraksi sendiri.
Dengan rencana pembentukan fraksi maka secara otomatis FP DPRD DIY bisa terancam bubar. Sebab berdasarkan ketentuan Tata Tertib (Tatib) DPRD DIY Bab V Pasal 73 ayat (2), syarat berdirinya satu fraksi jika sekurang-kurangnya 1/10 dari jumlah anggota yang ada. “Paling tidak, ada enam anggota fraksi,” kata Bugiakso kepada wartawan, Senin (11/2).
Sebenarnya, anggota DPRD DIY dari fraksi kecil ini, berjumlah enam orang, sehingga bila ingin membentuk fraksi sendiri, sebenarnya sudah sangat memungkinkan. Bila itu terjadi, maka FP DPRD DIY yang beranggotakan tiga (3) orang tersebut, jelas dengan sendirinya tidak memenuhi tatib DPRD tersebut, yakni H Herman Abdurrahman SH (Ketua FP), Drs Ahmad Subagjo (Sekretaris Fraksi) dan Drs Muslih Ilyas.
Sedangkan yang bergabung di FKB DPRD DIY, adalah H Imam Samroni SPd dan Ir Drs Bugiakso. Namun FKB DPRD DIY justru memberikan dukungan penuh kepada dua orang anggotanya, apabila ingin keluar dari FKB dan membentuk fraksi sendiri. “FKB tidak keberatan dan mendukung apabila dua anggotanya membentuk fraksi baru dengan anggota yang lain,” kata Bugiakso.
Sementara itu Ketua DPRD DIY H Surasmo Priyandono menyatakan, hingga sekarang belum ada laporan atau pengajuan resmi dari anggota DPRD DIY yang ingin membentuk fraksi baru di DPRD DIY. Jika ada anggota yang ingin membentuk fraksi maka terlebih dahulu harus mengubah tatib DPRD DIY.
“Yang jelas, belum ada pengajuan atau usulan dari anggota Dewan. Bila itu benar, maka sepenuhnya menjadi urusan FP DPRD DIY sendiri. Saya juga tidak mengetahui, apakah itu ada hubungannya dengan dugaan politik uang maupun JEC. Pimpinan Dewan tidak ikut campur, karena itu internal fraksi,” tambah Surasmo. (als)

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: