Fraksi Persatuan DPRD DIY Terancam Bubar

Kompas, Yogyakarta, Rabu, 13 Februari 2002

Setelah diguncang isu suap tiga pekan terakhir, DPRD DIY kini menghadapi masalah baru. Fraksi Persatuan (FP) yang beranggotakan tujuh orang, terancam bubar, menyusul rencana keluarnya empat anggota DPRD yang berasal dari partai “gurem”. Selanjutnya, keempat wakil rakyat yang selama ini “menumpang” pada FP, akan bergabung dengan dua rekan lainnya untuk membentuk fraksi sendiri. Paling lambat akhir Maret 2002, koalisi partai “gurem” itu sudah terbentuk.
Jika niat itu benar-benar terkabul, dipastikan FP terancam gembos. Jumlah anggota FP bakal tersisa tiga orang, yakni Herman Abdurahman, Muslih Ilyas, dan Agus Subagyo (semuanya dari Partai Persatuan Pembangunan). Tata Tertib DPRD DIY menggariskan, sebuah fraksi hanya bisa terbentuk dan bertahan jika anggotanya mencapai 10 persen dari total anggota dewan. Jumlah anggota DPRD DIY seluruhnya 55 orang. Jadi, sebuah fraksi minimal beranggotakan lima orang.
Ketua Fraksi Persatuan Herman Abdurrachman ketika dihubungi Kompas Selasa (12/2), minta rencana itu dipikirkan kembali. Alasannya, pembentukan fraksi baru hanya menambah urusan DPRD. “Itu bakal mempengaruhi kinerja Dewan. Kalau ada masalah, mari kita selesaikan secara internal di fraksi,” imbau Herman.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, empat anggota DPRD yang bakal melepaskan diri dari Fraksi Persatuan adalah Gatot Nugroho (dari Partai Nasional Indonesia-Front Marhaenis), Agus Sunarto (Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia), Muhadi Zaenal (Partai Bulan Bintang), dan Boedi Dewantoro (Partai Keadilan).
Disebut wakil dari partai “gurem”, karena dalam Pemilu 1999, partainya hanya menempatkan satu wakil di DPPD DIY. Untuk berkiprah dalam DPRD DIY yang seluruhnya 55 orang, keenam orang tersebut terpaksa bergabung dengan wakil dari partai lain. Empat orang ke Partai Persatuan Pembangunan, dan dua lainnya ke Partai Kebangkitan Bangsa.
Mereka segera bergabung dengan dua rekan lainnya dari partai senasib, yakni Imam Samroni (Partai Kebangkitan Muslim Indonesia), dan Bugiakso (Partai Keadilan dan Persatuan). Imam dan Bugiakso selama ini “menumpang” pada Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB).
Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) tetap aman, sebab dengan keluarnya Imam dan Bugiakso, F-KB masih punya tujuh anggota. Selama ini, jumlah anggota F-KB sembilan orang, termasuk Imam dan Bugiakso.
Gatot Nugroho, Imam Samroni, dan Bugiakso ketika dihubungi terpisah memperkirakan, fraksi baru mereka terbentuk paling lambat akhir Maret 2002. Mereka tinggal menunggu persetujuan Boedi Dewantoro yang sedang menunaikan haji. “Setelah pulang, kita sudah bisa mendeklarasikan fraksi baru,” kata Imam.
Sejumlah nama fraksi dirancang untuk hasil koalisi mereka. Di antaranya yang paling menonjol, adalah Fraksi Demokrasi Amanat Bangsa (FDAB).

Alasan berpisah
Imam, Gatot, dan Bugiakso mengungkapkan sejumlah alasan mengapa mereka ingin berpisah dari fraksi tumpangannya. Di antaranya, mereka sulit berhubungan intens dengan konstituen karena aspirasi lebih terkesan ditangani oleh fraksi tumpangan. Kondisi itu membuat jarak antara wakil rakyat dengan rakyat pemilihnya pada saat pemilu. Pada sisi lain, seringkali kebijakan fraksi tak sejalan dengan keinginan partai.
Gatot dari Partai Nasional Indonesia-Front Marhaenis memberi contoh, “Setiap kali ada kebijakan Fraksi Persatuan, rakyat selalu menganggap itu mencerminkan aspirasi partai kami. Padahal, tidak selamanya demikian. Akibatnya, timbul jarak antara konstituen dengan wakilnya di Dewan.”
Mereka juga membantah jika keinginan berpisah itu merupakan wujud dari ketidakpuasan atas dominasi suara partai lain terhadap partainya. “Dengan berkumpul sesama wakil partai ‘gurem’, kami bisa lebih intens menangani aspirasi yang disampaikan oleh konstituen,” imbuh Bugiakso. (nar)

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: