Penyelesaian Pembangunan Sumber Daya Manusia Selalu Tertunda

Kompas, Yogyakarta, Senin, 1 Juli 2002

Sejarah pergantian rezim Pemerintah Indonesia tidak pernah memunculkan educational government, yaitu pemerintah yang secara konkret memberi dukungan terhadap pengembangan pendidikan, sementara negeri jiran sudah mencanangkan Malaysia sebagai centre of educatioal excellence demi koridor Melayu Raya. Eskalasi keterpurukan pembangunan sumber daya manusia (SDM) merupakan permasalahan yang selalu tertunda penyelesaiannya bahkan saat hasil minyak melimpah tahun 1980-an.
Hal ini dikatakan anggota Komisi E Imam Samroni S Pd ketika berbicara pada Seminar “Problematika dan Penanganan Anak Berkesulitan Belajar” di Yogyakarta, Sabtu (29/6). Turut berbicara dalam acara itu, pengajar Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Purwandari.
Guna memperkuat pernyataannya, Samroni mengutip data PBB, Human Development Index Indonesia di urutan ke -105 dari 174 negara anggota PBB. Tahun 2000, SDM Indonesia pada urutan ke-109 dari 174 negara. Malaysia, Thailand dan Filipina yang mengalami krisis 1997 – 1998 pada urutan 61, 67 dan 68.
Isu peningkatan pembangunan menempatkan pendidikan sebagai kekuatan antisipatoris. Antisipasi ini ditentukan paradigma masyarakat terhadap kecenderungan masa depan yang menyangkut kapasitas bangsa untuk belajar. Konsekuensinya, pendidikan bukanlah sui generis, bukanlah untuk dirinya, melainkan berfungsi penuh dalam kaitannya dengan percepatan perubahan, kebaruan dan keanekaragaman kehidupan itu sendiri, katanya.
Berbicara mengenai anak yang mempunyai kesulitan belajar, Purwandari mengatakan tidak sedikit yang mengalami masalah psikologis sebagai akibat hambatan yang dialaminya. Mereka merasa mempunyai kekurangan dibanding teman lain. Di samping itu ada tuntutan dari lingkungan yang mengharuskannya dapat menyelesaikan tugas yang dibebankan.
“Hal yang demikian semakin membuat mereka tidak termotivasi untuk menyelesaikan masalahnya yang berhubungan dengan tugas sekolah,” ujar Purwandari. (sig)

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: