Sisdiknas Ketinggalan ‘Kereta’ Globalisasi

Kedaulatan Rakyat, Universitaria,Wednesday, 14 January 2004

YOGYA (KR) – Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) ketinggalan ‘kereta api’ globalisasi dan sedikit menyimpang dari prinsip-prinsip demokrasi. Padahal pendidikan pada hakikatnya, memanusiakan manusia sehingga memunculkan proses demokrasi.
“Semasa Orba, kebijakan yang diterapkan menyebabkan Sisdiknas menjadi kaku. Semuanya serba sentralistik,” papar praktisi pendidikan Islam, Drs Hujair AH Sanaky MSi, di hadapan peserta diskusi bedah buku ‘Menata Ulang Pemikiran Sistem Pendidikan Nasional dalam Abad ke-21’, Selasa (13/1), di Auditorium Kampus Pusat UII Yogyakarta.
Diskusi diselenggarakan Magister Studi Islam (MSI) UII bersama Safria Insania Press, menghadirkan pembicara lain, Prof Dr H Mastuhu MEd (Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN), sekaligus penulis buku yang dibedah), Imam Samroni SPd (anggota Komisi E DPRD DIY) dan Rachmadi (Dinas Pendidikan Propinsi DIY).
Lebih lanjut, penulis Buku Paradigma Pendidikan Islam; Membangun Masyarakat Madani Indonesia ini mengemukakan, Sisdiknas belum mengarahkan bahasa Indonesia menjadi bahasa keilmuan, namun justru lebih bangga menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ilmu. “Setelah membaca buku ini, perlu pengkajian lebih jauh tentang Sisdiknas. Selain itu, juga perlu mempertanyakan, sampai kapan dikotomi pendidikan di Indonesia akan ‘ditumbangkan’?” ujar Hujair.
Sedangkan, Kasubdin PLB Dinas Pendidikan DIY Rachmadi, mengemukakan penyelenggaraan pendidikan di Indonesia banyak memiliki kelemahan. Tetapi masih sedikit orang yang mau menulis atau urun rembug tentang pendidikan. Lain halnya dengan bidang ekonomi, meski persoalan bertumpuk tetapi banyak pula pakar maupun pengamat yang mau menulis tentang ekonomi.
“Meski membicarakan pendidikan, buku ini belum mencantumkan rekomendasi maupun solusi kepada birokrat,” ujarnya, seraya menambahkan pembaca buku ini diberi keleluasaan menentukan kebijakan pendidikan yang mengarah ke perbaikan. (Ben)-k

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

2 responses to “Sisdiknas Ketinggalan ‘Kereta’ Globalisasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: