Soal pemberian THR Dinas Belum Proaktif

Bernas, Danurejan, Bernas, Selasa, 11 Desember 2002

Komisi E DPRD DIY mengimbau kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi DIY untuk lebih proaktif lagi memantau perusahan-perusahaan yang sudah atau yang belum membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR)-nya kepada karyawan. Himbauan itu dilontarkan oleh Anggota Komisi E Imam Samroni Spd dalam audiensinya dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di ruang komisi Senin (10/12). Mereka diterima Ketua Komisi E HM Umar dan segenap anggota komisi. Dalam kesempatan itu, staf Disnakertrans, Pardjo menjelaskan bahwa sampai kini tidak ada permasalahan lagi dalam hal pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Artinya menurut Pardjo, seluruh perusahaan yang ada di Yogyakarta sudah membayar THR kepada karyawannya yang memang berhak. “Jadi mengenai THR kami kira sudah tidak ada persoalan lagi, semuanya sudah dibayarkan,” ujarnya. Tentu saja kesimpulan yang dilontarkan Disnakertrans itu menimbulkan pertanyaan di kalangan anggota komisi. Salah satu anggota komisi, Imam Samroni, mempertanyakan metode apa yang digunakan Disnakertrans sehingga bisa mengambil kesimpulan pasti bahwa seluruh perusahaan di Yogyakarta sudah membayar THR. Pardjo mengatakan bahwa selama ini Disnakertrans menggunakan metode telepon dan menanyai langsung ke perusahaan yang bersangkutan. Dengan telepon, artinya, pihak Disnakertrans menelpon ke perusahaan dan menanyakan apakah perusahaan tersebut sudh membayar THR apa belum. Begitupun dengan sistem datang langsung. Pihak Dinas mendatangi perusahaan dan menanyakan masalah tersebut. “Metode seperti itu saya pikir sangat lemah sekali karena sepihak. Bagaimana Dinas mau tahu sejujurnya bahwa THR itu sudah diterima oleh karyawan atau belum ?” ujarnya. Untuk itu Imam menghimbau, ke depan agar Dinas lebih proaktif lagi serta harus ada standarisasi akurasi data. “Data ini akurasinya masih sangat lemah dan belum bisa mewakili kepentingan karyawan. Sebab logikanya, perusahaan-perusahaan tentu akan mengatakan yang positif,” lanjutnya. Kendati begitu memang diakui Imam bahwa selama ini belum ada keluhan dari para karyawan terhadap THR. “Pantauan yang kami lakukan dengan menanyakan langsung kepada karyawan, memang mereka menjawab sudah menerima THR. Tapi bagaimanapun juga, Dinas ke depan harus bertindak lebih proaktif lagi kalau mau berpihak kepada rakyat,” ujarnya. (sun) _

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: