Talbiyah

serambi-jumat11

Koran Merapi SERAMBI JUMAT 5 Desember 2008

“Labbaik Allahumma Labbaik. Labbaika La syarika laka labbaik. Innal hamda wa nikmata laka wal-mulka laa syarii kalak.” (Aku datang ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku datang, dan Kau tidak memiliki tandingan, dan aku penuhi panggilan-Mu. Segala pujii dan segala nikmat adalah milik-Mu dan juga segala kekuasaan adalah milik-Mu. Kau tidak memiliki tandingan).


Dari tayangan video, kami sungguh mengalami suasana yang agung: Gemuruh kalimat talbiyah yang berulang-ulang dari para jamaah berpakaian ihram dalam perjalanan menuju Makkah al-Mukaramah. Kami duduk setengah lingkaran dengan perhatian ke tayangan video di tembok masjid. Kerja cerdas Dik Brahim untuk menghadirkan suasana haji selama kajian sangat berhasil.

“Kalimat talbiyah hanya diucapkan saat ibadah haji. Kalimat talbiyah bermakna sambutan kita terhadap ajakan Allah untuk berhaji. Jadi, kita datang semata-mata hanya untuk memenuhi panggilan dan kehendak Allah, beribadah kepada-Nya, dan bukan untuk kepentingan dan tujuan yang lain,” kata Paklik Sriyono.

Kami masih larut dalam pergerakan para jamaah. Paklik Sriyono melanjutkan doa terbaik saat Arafah, “Tidak ada ilah selain Allah yang satu, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nyalah segala kerajaan, bagi-Nyalah segala pujian, Yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha berkuasa atas segala sesuatu.”

Beliau menerangkan bahwa wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji yang harus dilakukan oleh setiap jamaah agar ibadah hajinya sah. Hal ini berdasar sabda Nabi Muhammad Saw, “al-hajju `arafah” (haji itu adalah Arafah), bahwa wukuf di Arafah merupakan puncak syarat sahnya ibadah haji.

“Melihat rekaman barusan, kami mencerap syi’ar talbiyah yang dasyat,” kata Pak Edi Safitri. “Kami mengalami haji ke Baitullah al-Haram sebagai ibadah agung. Alhamdulillah, bersyukurlah para muslim yang berkesempatan menunaikan haji.”

“Iya, tadi merupakan orkestra kemanusiaan, jawaban atas panggilan dengan penyerahan diri yang tulus terhadap Sang Khalik. Ketertundukan ternyata keindahan yang jujur,” tambah Pak Yusdani. “Ada saat, sejarah kemanusiaan bukan melulu kesaksian tentang permusuhan.”

“Senyatanya, talbiyah adalah jawaban atas panggilan Nabi Ibrahim, panggilan kemanusiaan untuk berhaji,“ kata Pakde Adib Susilo. “Mari kita bersama membaca surat Al-Hajj ayat 27 dan Ali Imran ayat 97.”

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh” (QS. Al-Hajj: 27).

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah” (QS. Ali Imran: 97).

“Kalimat talbiyah mampu merajut dan mengikat kita sebagai makhluk Allah, dalam semesta yang seakan tak bertepi,” tambah saya. “Tayangan haji menjadi pertunjukan kolosal yang memanggil. Kita yang tidak berangkat ke tanah suci mengalami, betapa kuat panggilan Arafah.”

“Ada sabda Rasul yang selalu diulang mbah kyai di mana saya pernah mondok,” kata Dik Brahim:
“Tidak ada seorang Muslim pun yang bertalbiyah kecuali akan ikut bertalbiyah apa yang ada di samping kanan dan kirinya, dari batu, pohon, ataupun tanah, sampai ujung bumi dari arah ini dan arah ini” (HR. Tirmidzi).

Kami membaca dengan sepenuh hati lapisan-lapisan makna dari kalimat talbiyah. Kami membaca dengan hati yang penuh, dengan pergerakan yang menjawab panggilan. Dari serambi masjid kampong, doa kami menyertai para jamaah sepanjang perjalanan menuju padang Arafah. Wallahu a’lamu bishshawab.

Imam Samroni, staf Yayasan NUN-XXV, Yogyakarta

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

9 responses to “Talbiyah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: