Caleg Masih Serbu RSJ

http://harianjogja.com/web/index.php?option=com_content&view=article&id=1065:caleg-masih-serbu-rsj&catid=98:sleman&Itemid=355
Jumat, 22 Agustus 2008 10:02 admin

PAKEM: Hingga kemarin, ratusan calon anggota legislatif (caleg) masih terus berdatangan ke rumah sakit Grhasia guna memeriksa kesehatan rohaninya. Tercatat, sudah sekitar 750 caleg mendatangi rumah sakit itu. Kepala subbag rumah tangga dan kepegawaian Grhasia, Bambang, mengatakan pihaknya tiap hari terus didatangi caleg yang hendak memeriksa kesehatan. Kebanyakan caleg berasal dari luar Sleman, bahkan tidak sedikit caleg dari luar Jogja yang memeriksa di Ghrasia.

“Prinsipnya kami melayani pengunjung. Setahu saya pendaftaran ditutup kemarin tanggal 19 [Agustus], tapi beberapa caleg mengatakan masih bisa menyusulkan hasil pemeriksaannya ke KPU. Kami tidak akan menutup pemeriksaan. Selama ada yang ingin memeriksa kami layani,” ungkapnya. Dia menegaskan dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, semua caleg lolos tes kesehatan rohani.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman, Djajadi mengatakan terdapat dua berkas pendaftaran pemilu yang harus diserahkan ke KPU. Pertama adalah berkas partai politik berisi daftar caleg yang harus diserahkan paling lambat pada 19 Agustus.

“Kami hanya bisa mentoleransi satu berkas parpol, yakni bila mereka belum memenuhi kuota 30% perempuan. Paling lambat diserahkan bersamaan dengan batas akhir penyerahan berkas caleg, yakni pada 16 September 2008,” ujarnya.

Berkas caleg yang harus diserahkan selambat-lambatnya pada 16 September berisi persyaratan yang harus dipenuhi oleh masing-masing caleg, termasuk kesehatan jasmani dan rohani. Menurut Djajadi, KPU Sleman akan melakukan verifikasi berkas parpol hingga 9 September dan mulai melakukan verifikasi caleg dari 10-16 Sepetember 2008.

Kuota perempuan
Berdasarkan data yang masuk ke KPUD, ada sekitar 52,78% parpol di Sleman yang sudah memenuhi kuota 30% perempuan.
Djajadi, Ketua KPUD Sleman mengatakan, belum semua parpol memenuhi kuota perempuan 30%. Secara global, parpol yang memenuhi kuota 30% sebesar 52,78%. Yang sudah memenuhi kuota tiap dapel ada empat parpol, yakni PPD, PDP, PKDI dan Partai Merdeka. Sedangkan parpol yang belum memenuhi kuota 30% pada salah satu dapilnya adalah Gerindra, Barnas, PKPI, PKS, PAN dan Patriot.

“Untuk parpol yang kurang satu dapil ini, secara global untuk wilayah Sleman sudah terpenuhi. Karena jika parpol ini ada satu dapil yang belum memenuhi kuota 30% untuk perempuan, padahal di dapil tersebut hanya ada satu atau dua orang caleg tapi pria semua. Apa itu namanya belum memenuhi?. Menurut saya, kuota 30% itu kan hanya untuk melengkapi saja. Tidak ada sanksi jika tidak terpenuhi,ujarnya”.

Mengenai adanya kepengurusan ganda yang terjadi dalam tubuh partai, Djajadi mengatakan sebelum penyerahan berkas caleg, ada partai yang datang dan menanyakan hal itu. Tapi menurutnya pihaknya akan terima semua berkas. Bahkan, kami sarankan agar mereka yang berpengurus ganda untuk berkomromi, nanti diatur sendiri bagaimana pembagiannya.
“Seperti PPRN, itu memang ada kepengurusan ganda. Tapi saat memasukkan berkas kemarin mereka gabung menjadi satu. Hal ini akan lebih baik, daripada ada salah satu yang tidak lolos karena dinyatakan tidak sah dari DPP,” katanya.

Oleh Budi Cahyana, Harian Jogja

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

One response to “Caleg Masih Serbu RSJ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: