Golput adalah Tindakan Profetik

Aden Wijdan SZ, M.Si., Direktur Pusat Studi Islam Universitas Islam Indonesia
Yogyakarta, 15 Januari 2009

aden-wijdan
Telaah terhadap sejumlah hasil penghitungan suara dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) memerlihatkan kecenderungan menarik.

Dalam kasus Pilkada Jawa Barat, Heryawan-Dede, yang hanya diusung PKS dan PAN (28 kursi di DPRD Propinsi Jawa Barat), mengalahkan Danny-Iwan yang didukung Golkar, Demokrat, PBB, dan PKB (45 kursi). Bahkan duet Danny Setiawan–Iwan “difasilitasi” Presiden SBY dengan kucuran Bantuan Langsung Masyarakat untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri senilai total Rp 792 miliar. Selain itu, golput “hanya” meraih 35 % suara.

Pesan yang disampaikan golput jelas. Golput mengingatkan kepada partai, negara, pemerintahan bahwa ada yang yang lalai. Golput mengingatkan kembali bahwa keberpikan hanya kepada siapapun yang bergerak untuk kesejahteraan rakyat. Pro-rakyat adalah praktik untuk demokrasi, keadilan, dan kemanusiaan. Golput adalah tanda (sign) bahwa panggilan profetik niscaya menjadi tindakan. Bukan janji-janji kampanye sebagaimana selama ini menjadi identitas partai politik. Mengurangi golput, lakukan yang menjadi pesannya.

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: