Kasus Cyberbullying Banyak Terjadi dari Facebook


21 Juni 2012 | 10:38 wib
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/sehat/2012/06/21/799/Kasus-Cyberbullying-Banyak-Terjadi-dari-Facebook

KASUS kekerasan di dunia maya (cyberbullying) menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Cyberbullying ini banyak terjadi dari penggunaan situs jejaring sosial Facebook yang saat ini sangat populer. Bahkan kekerasan tersebut tidak sedikit memakan korban, baik korban materi maupun korban kekerasan, serta pelecehan seksual.

Hal itu dikemukakan Koordinator Program Facebook Sehat dari Pusat Studi Islam (PSI) UII Yogyakarta saat menyampaikan sosialisasi Facebook-an sehat di hadapan ratusan siswa SMA/MA, dan SMK se Kabupaten Purworejo di gedung Wisma Budaya, SMAN 7 Purworejo, kemarin.

“Hasil penelitian PSI UII, pelajar sangat rentan menjadi korban cyberbullying. Oleh karena itu, para pelajar harus memahami facebook-an yang sehat, sebab pelajar merupakan salah satu kelompok terbanyak pengguna situs jejaring sosial ini,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkan Imam, data tahun 2011 menyebutkan sedikitnya ada 178 jejaring sosial muncul di dunia maya. Facebook, merupakan jejaring sosial yang paling banyak penggunanya di Indonesia.

Jejaring sosial yang lebih terkenal dengan sebutan FB itu menjadi masalah krusial ketika dampak negatifnya mulai dirasakan. Dikatakan, Indonesia terbukti kedodoran ketika menerima FB, pasalnya Indonesia tidak menyediakan regulasi yang tegas untuk mengaturnya.

“Maka tujuan dari pengenalan program ini untuk mengajak siswa mengenali, menolak, dan tidak melakukan kekerasan di dunia maya. Terlepas dari regulasi pemerintah, mereka tentu memiliki bahasa yang lebih bisa mereka tangkap untuk menghindar dari cyberbullying,” katanya.

Dijelaskan, ada beberapa kasus cyberbullying yang bermula dari pertemanan. Pada tahun 2010 saja jumlahnya ada belasan, di antaranya kasus Marietha Nova Trianing dari Sidoarjo yang sempat diilarikan dilecehkan, Sylvia Russarina dari Semarang yang hilang dan di temukan di Jambi, Nuri Rahmawati dari Bandung hilang.
Belum lagi kasus seperti adanya anak-anak sebagai korban prostitusi Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) yang dilakukan oleh seseorang laki-laki yang telah memajang beberapa foto anak-anak Indonesia padahal sang pemilik website bukan merupakan orang Indonesia. Foto-foto dalam akun tersebut dimuat tanpa adanya ijin atau perjanjian resmi dari pemilik foto yang bersangkutan.

Cyberbullying di dunia internet dapat berupa kekerasan verbal maupun perilaku yang dilakukan oleh individu maupun kelompok terhadap individu maupun kelompok lain. “Bentuknya bisa berupa rumor, gosip, mengolok-olok, mengancam, dan menghina yang dilakukan secara berulang-ulang,” imbuhnya.

Sosialisasi program save children from fear stop cyberbullying PSI UII ini rencananya diadakan di delapan kota se Jateng-DIY. Masing-masing dipusatkan di SMA N 1 Muntilan, SMA N 7 Purworejo, MAN 1 Kulonprogo, SMAN 1 Ngaglik Sleman, Klaten, SMK 1 Kasihan Bantul, SMK Jetis Yogyakarta dan MAN Wonosari Gunungkidul.
(Nur Kholiq/CN33)

About imam samroni

Silakan Tuan dan Puan berkenan kontak ke email daripada saya, yakni : imamsamroni@ymail.com atawa imamsamroni@gmail.com. Jika Tuan dan Puan hendak bersilaturahmi, sudilah kiranya berkirim kabar lewat email pula. Lihat semua pos milik imam samroni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: